Sudahkah
kau membudah dengan pangkat syahwatmu?
Duduk
di hadapan para penuntut
Duduk
di tempat para sakral
Ah
Tuhan….
Bagaimana?
Katanya
tabu
Wajahnya
Rahwana
Ah, Yang
Maha Maha
Aku
harus terus melihatnya
Dengan
empat lensa
Dengan
ia diseja
Tidak
perlu dengan ilmu tidak ada
Cukup
dengan logika sederhana,
Lalu,
sejak kapan kau merasa?
Langkah
diatur oleh Sesuatu?
Tujuan
kita sama menuju Maha Satu?
Ruh
menunggu kita di Samarra
oleh Nabila Tinezia
No comments:
Post a Comment