Aku,
kamu, dan mereka adalah kalian di hadapan-Nya.
Jadi,
aku, kamu, dan mereka adalah satu kesatuan.
Percuma
saja pergi karena aku bertemu mereka.
Mereka
adalah kamu.
Percuma
saja menyendiri.
Dengan
diriku sendiri sudah bersama kamu dan mereka.
Kamu
dan mereka sesungguhnya berkonspirasi dengan diriku sendiri
Tanpa
kausadari jiwamu merakit menjadi psikopat.
Yang
sejatinya psikopat itu adalah aku karena kamu satu kesatuan denganku
karena
sejatinya kita akan terus saling menyalahkan,
karena
sejatinya ada Yang Maha Mengerti Psikopatologi,
Ia
Yang Maha Mendengar.
Maha
Melihat.
Aku,
kamu, dan mereka akan terus diawasi dan mengawasi.
Dia
akan selalu mengawasi tanpa bisa diawasi.
Untuk
mengerti psikopat ini,
butuh
akal, kecerdasan, kerendahan hati,
saling
mengerti, wawasan ilmu yang luar biasa waras
Dlomir
oleh Nabila Tinezia
No comments:
Post a Comment